Tuesday, July 25, 2017

0

Jangan Lakukan 9 Hal Ini Saat Kencan Pertama



Kesan pertama di kencan pertama adalah satu hal yang sangat penting. Kencan pertama akan menentukan apakah Anda bisa mendapatkan kencan-kencan berikutnya atau hanya berhenti di situ saja.
12 menit pertama saat kencan pertama adalah penentu dari masa-masa berikutnya. Berikut adalah beberapa hal yang tidak boleh Anda lakukan pada kencan pertama. Penasaran?

1. Datang terlambat
Mungkin Anda berpikir bahwa datang terlambat di kencan pertama adalah cara terbaik untuk menghindari tampilan terlalu semangat. Faktanya, ini merupakan satu kesalahan besar.
Datang tepat waktu saat kencan pertama dapat menunjukkan bahwa Anda adalah orang yang menghargai waktu, terorganisasi, bertanggung jawab, dan menjaga komitmen. Beberapa kualitas diri yang menarik untuk diperlihatkan, bukan?

2. Berbohong
Sebuah survei menunjukkan, dari 8.000 pria dan wanita mengungkapkan lebih dari 60 persen di antaranya percaya bahwa kebohongan di kencan pertama masih bisa diterima. Sebanyak 40 persen wanita mengaku berbohong tentang usia, bahkan 15 persen berbohong tentang nama asli mereka.
Pria lebih mungkin berbohong tentang pendapatan dan profesi mereka pada kencan pertama. Faktanya, menurut sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Personality and Social Psychology menemukan bahwa kebohongan di kencan pertama justru dapat melemahkan tujuan untuk mengenal orang lain dan merusak kesempatan untuk mengembangkan hubungan lebih dalam.

3. Terganggu
Jika Anda terus-menerus terganggu dengan ponsel pada kencan pertama, ini bisa menjadi pertanda kencan yang terakhir. Tunjukkan bahwa pasangan adalah prioritas Anda saat menjalani kencan pertama.

4. Tidak mendengarkan
Sama halnya dengan terganggu, tidak mendengarkan akan mengacaukan kencan pertama Anda. Mendengarkan di sini dilakukan dengan mata dan telinga Anda, sehingga informasi tidak hanya disampaikan, tapi juga ditanggapi.

5. Membahas mantan
Jika Anda ingin membuat kesan yang baik pada kencan pertama, penting untuk tidak membahas mantan. Ingatlah bahwa kencan adalah satu tahap mendapatkan seorang pasangan di masa depan, bukan untuk kembali ke masa lalu.

6. Menjadi sosok yang negatif
Penting untuk menunjukkan bahwa Anda adalah sosok yang positif, bahagia, dan optimis. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Research in Personality mengungkapkan bahwa menuliskan perasaan yang positif dapat berdampak lebih luas, termasuk mencegah terjadi risiko terkena penyakit.

7. Lupa bersikap baik atau sopan santun
Pada kencan pertama, Anda harus memperlihatkan sopan santun, mewakili diri sendiri dengan cara terbaik. Tunjukkan bahwa Anda adalah orang yang sopan, perhatian, dan hormat.

8. Minum terlalu banyak
Tidak masalah minum alkohol untuk mengurangi rasa cemas atau ketegangan pada kencan pertama, tapi jangan berlebihan. Mabuk akan membuat Anda kehilangan tujuan dan memori, kesan pertama yang buruk, bukan?

9. Mengeluh
Mengeluh juga merupakan cara terburuk untuk dilakukan pada kencan pertama. Sebaiknya hindari segala hal yang mungkin akan membuat Anda mengeluh pada kencan pertama untuk membuat segala hal berjalan lancar.

Friday, July 14, 2017

0

Ganja Bantu Berhubungan Seks Lebih Tahan Lama?



KONTROVERSI penggunaan ganja sebagai obat di Indonesia masih terjadi sampai sekarang. Fakta pro dan kontra pun terus bergulir.
Namun, di beberapa negara ganja terus diteliti sebagai obat. Hal ini termasuk penggunaan ganja untuk mengatasi masalah seksual.
Beberapa penelitian telah meneliti khasiat ganja dalam mengatasi masalah seksual, seperti dilansir oleh kami berikut:

1. Bantu capai orgasme lebih cepat
Banyak perempuan mengalami kesulitan mencapai orgasme. Berdasar fakta, 1 dari 3 perempuan sangat sulit mencapai orgasme saat berhubungan seks. Dengan bantuan ganja, masalah ini bisa teratasi. Sebab, menurut Dr Mitch Earleywine, profesor psikologi di Universitas Negeri New York di Albany reseptor CB1 cukup terlibat dalam sensasi seksual yang lebih baik. CB1 ini adalah resptor otak yang bisa dipengaruhi saat Anda merokok ganja.
Gulm yang terkandung di ganja juga bisa meningkatkan rangsangan fisik dan memberi Anda tubuh yang lebih rileks.

2. Bikin permainan lebih lama
Siapa yang tidak mau tahan lama di ranjang? Ganja bisa membantu mendapatkan kekuatan ini. Sebuah penelitan yang dikutip di About, 75% partisipan melaporkan adanya peningkatan durasi hubungan seksual saat mereka mengisap gulma terlebih dulu.

3. Orgasme lebih intens
Diketahui bahwa ganja memiliki kekuatan untuk membuat pengalaman orgasme Anda dan pasangan menjadi tak terlupakan. NY Mag mencatat bahwa Maureen O’Connor, pecinta ganja, menjelaskan, saat Anda menghisap ganja sebelum seks, waktu terasa berjalan lebih lama. Saat orgasme pun begitu. Waktu yang dirasakan saat orgasme sekitar 30 detik dan sangat hebat.

4. Meningkatkan hasrat seksual
Gulma yang dikandung ganja telah lama dikenal sebagai afrodisiak. Itu dipercaya bisa meningkatkan hasrat seksual. Psikiater Dr Lester Grinspoon menyatakan, gulma cukup mampu meningkatkan pengalaman seksual. Tidak bisa dipungkiri, ketika Anda sedang high, tubuh lebih sensitif terhadap perasaan dan dorongan seksual.

5. Bikin tubuh rileks sebelum seks

Banyak orang percaya bahwa merokok ganja bisa meringankan kecemasan. Hal tersebut pun berguna ketika Anda ingin melakukan hubungan badan. Tubuh Anda akan rileks, sehingga semua ketegangan seksual yang mengerikan bisa diminimalisir. Tentunya baik untuk menikmati segala bentuk aktivitas seksual.
0

Orang yang Semangat Bangun Pagi Lebih Sukses




Setelah bulan Ramadhan usai, biasanya kita akan kembali pada rutinitas lama untuk bangun di atas jam 5 pagi. Jika jam kerja cukup fleksibel, malah kita baru benar-benar bangkit dari tempat tidur jam 7 pagi.
Padahal, seperti ungkapan yang menyebut 'Ayam yang mencari makan paling pagi mendapat cacing paling banyak,  mereka yang membuka mata di pagi hari cenderung lebih sukses, bahagia, dan dalam kondisi prima dibanding mereka yang memiliki siklus tidur seperti “burung hantu”.
Dikutip dari Moneyish penulis buku motivasi perempuan Laura Vanderkam mengatakan, kebanyakan orang merasa tidak bisa bangun pagi hari karena lelah. Padahal, hal itu lebih sering disebabkan karena menonton tv, berselancar di internet, hingga melakukan sesuatu yang tidak berkualitas sampai larut malam.

Berikut 5 alasan kuat mengapa Anda harus mulai bangun pagi.

1. Lebih sukses
Pengusaha seperti Richard Branson (Virgin Group), Tim Cook (CEO Apple) dan Jack Dorsey (Co-founder Twitter) memiliki satu kebiasaan yang sama—bangun sebelum matahari terbit. Anda bisa lihat bahwa karier mereka saat ini tidak main-main karena memimpin sebuah perusahaan berskala global.
Mereka bangun pagi untuk sekadar minum kopi, berolahraga hingga bermeditasi—karena mereka yakin bahwa saat pagi hari pikiran akan lebih fokus.

2. Lebih bahagia
Dalam studi yang dilakukan oleh Asosiasi Psikologi Amerika, orang yang diindentifikasi sebagai “orang pagi” (bangun lebih pagi) disebutkan memiliki mood yang lebih bagus dibanding “orang siang” (bangun pada siang hari). Salah satu alasannya adalah paparan sinar matahari pagi ternyata bisa menurunkan rasa stres.

3. Lebih proaktif
Ahli biologi Christoper Rndler melakukan penelitian kepada lebih dari 350 mahasiswa untuk Journal of Applied Social Psychology dan melihat bahwa mahasiswa yang bangun lebih pagi cenderung memiliki perasaan yang lebih bertanggungjawab, mampu mengatasi masalah dan memperbaiki serta mengatur dan menetapkan tujuan.
Alasan ini menjelaskan mengapa anak yang bangun lebih pagi cenderung mendapatkan peringkat di sekolah, yang akhirnya mendapatkan karier yang bagus.
“Saya mengenal beberapa eksekutif yang menghabiskan waktu paginya untuk untuk memikirkan strategi jangka panjang dan melaksanakan beberapa prioritas yang butuh fokus tinggi. Ketika mereka muncul di tempat kerja, mereka sudah selangkah lebih maju dibanding rekan kerja lain,” kata Vanderkam.

4. Lebih sehat
Orang yang bangun dan makan lebih pagi (antara 08.00 pagi hingga 07.00 malam) akan merasa kenyang dan makan lebih sedikit. Sementara mereka yang menunda sarapan diketahui lebih kegemukan serta mengalami peningkatan kadar gula dan kolesterol, tiga tanda yang dapat menyebabkan resiko penyakit jantung, diabetes dan masalah kesehatan lainnya.

5. Mengurangi kelelahan
Studi dari Universitas di Buffallo menemukan, mereka yang mulai bekerja bukan pada pagi hari lebih rentan mengalami kelelahan. Studi ini membahas jam kerja polisi yang memiliki shift dari pukul 04.00 sore hingga 02.00 dini hari, dan mereka merasa lebih lelah dibandingkan rekannya yang shift pagi hari.
Vanderkam menyarankan untuk mereka yang mulai merasa lelah di sore hari untuk tidur lebih awal dan bangun lebih pagi, serta mengubah jam malam yang tidak produktif menjadi pagi yang lebih produktif.